in

Jangan Salah! Gunakan Kalkulator ini untuk Perhitungan Zakat Maal

Exepsi.com – Bagi seorang muslim, membayar zakat adalah hal yang seharusnya dilakukan (wajib).

Pembayaran zakat telah dijelaskan di dalam Al-Qur’an, Surat At Taubat Ayat 103 dan Al Baqarah ayat 267.

Perintah untuk berzakat pun dikuatkan dengan hadis Rasulullah Muhammda SAW yang diriwayatkan dalam Imam Tirmidzi.

Kententuan Zakat

Meskipun seorang muslim diwajibkan, namun zakat juga memiliki ketentuan syariat yang juga harus dijalankan. Zakat dibedakan menjadi dua yaitu, Zakat Fitrah dan Zakal Maal.

Zakat Fitrah adalah zakat wajib yang mengelurakan sebagain harta dalam bentuk bahan pangan. Zakat Fitrah dilaksanakan pada bulan Ramadan, 1 Ramadan sampai sebelum waktu Shalat Id pada 1 Syawal.

Sementara, Zakat Maal memiliki ketetapan tersendiri. Dimana, pembayarannya harus memenuhi nishab yang setara dengan nilai emas atau perak, genap satu haul.

Zakal Maal memiliki banyak jenis, salah satunya yaitu Zakat profesi. Zakat ini merupakan zakat yang dikeluarkan oleh seseorang dari profesi yang sedang diguliti atau dijalani.

Zakat tidak asal di keluarkan atau di pungul, melainkan ada syariat atau ketentuannya. Ketentuan seseorang bisa berzakat telah disepakati oleh para ulama. Dimana, seseprang yang telah mencapai nisbah, setara dengan nilai gram emas dan memenuhi unsur haul selama satu tahun.

Perhitungan Zakat

Zakat adalah sebuah kewajiban, namun tidak sedikit dari seseorang yang memiliki permasalahan atau kendala dalam menentukan besaran zakat.

Setiap orang atau golongan memiliki presepsinya masing-masing dalam memperkirakan nilai zakat. Namun, saat ini presepsi yang berbeda itu bisa disamakan hanya dengan em menggunakan kalkulator zakat yang sudah sesuai dengan kesepakatan para ulama.

Salah satu lembaga yang mengelurakan kalkulator zakat yaitu Lembaga Amil Zakar Dompet Dhuafa. Kamu bisa langgsung memanfaatkan untuk menghitung nilai zakat penghasilan dan zakat barang simpanan.

Jika ingin melihat atau menghitung zakat profesi, kamu hanya perlu memasukkan besarnya penghasilan atau pendapatan kamu setiap bulannya.

Kamu juga bisa menambahkan pendapatan lainnya, diluar gaji utama. Misalnya saja, pendapatan dari pengahasilan usaha yang kamu dirikan.

Jangan lupa juga memasukkan jumlah hutang saat ini. Hal ini bertujuan agar didapatkan nilai pendapatan bersih.

Selain itu, masukkan harga beras saat ini, untuk patokan zakat. Besaran zakat yang ahrus dikeluarkan pun akan keluar. Sangat mudah, bukan?

Kontributor Bund

THR PNS 2020 Cair Tanggal ini! Ini Besarannya, Semua Pensiunan Dapat

mengatasi android lemot mudah

Cara Mengatasi Android Lemot Tanpa Aplikasi